Gelasnya tak pernah terisi penuh atau terminum habis, entah apa yang bapak lamunkan, kematian ibu sudah lama berlalu, aku yakin bapak sudah tebal hatinya perihal ibu, tapi di hari hari tuanya bapak terlihat makin murung bagai bunga yang makin hari makin layu. Kuharap bunga itu sempat kumasukan lilin agar binarnya tetap awet. Tapi disinilah aku menemani bapak bermandikan cahaya sore, menengok keluar jendela melihat luas dan sejuknya udara luar. Kakak harus bekerja keluar kota, kerja di bandung dan berjanji menelfon rumah setiap mingu dan mengirimi wesel setiap bulan. Adik juga harus kuliah lagi, rencananya aku ingin mendesak adik laki lakiku satu satunya agar setelah lulus meneruskan usaha kami dulu, juga agar menempati dan berkeluarga di rumah ini menemani bapak. Karna mungkin aku juga ingin bekerja keluar, membangun rumah sendiri dan menafkai diri sendiri. Aku tidak berencana menikah, mati muda mungkin solusinya, hidup...
Kekuatan sudah sejak lama menjadi tolak ukur untuk kompetisi di suatu masyarakat, menjadi salah satu para penganut hukum rimba. Sebelum adanya hukum kesetaraan dan HAM, kaum yang memiliki peradaban lebih maju memperbudak kaum masyarkat yang masih tertinggal. Seperti yang terjadi pada kaum afrika yang diperbudak bangsa barat. Manusia memiliki nafsu untuk memiliki kekuasaan, semakin berkuasa posisinya semakin kuat. Kekuasaan jabatan adalah bentuk madoritas yang berarti, menjadi seseorang yang kuat dan unggul diantara individu lain adalah sifat kodratnya manusia. Di jaman serba keset a raan ini, Kitalah masyarakatlah yang menentukan siapa yang super diantara kita. Maksud saya adalah seorang pemimpin, tokoh tokoh dan seseorang untuk dipanuti. saya membayangkan jika dunia tersusun dari milyaran individu yang merasa setara tanpa sesuatu yang mengikat, mereka akan menuntut hak mereka masing masing tanpa ada tokoh yang memiliki kekuatan unt...
Semua tersamar gelap. gambar dari pxhere.com Yang kurasa hanyalah berat. Kosong. Hanya ada gelap yang ingin kutendang menjauh. Aku berteriak tanpa bersuara. Berlari tanpa mengambil langkah satupun. Tubuhku terhemppas jatuh. Pemandangan begitu cepat. Aku tersentak. Menyisakan takut. Ngeri akan ketinggian.
Komentar
Posting Komentar